Aneh bin Ajaib
ﻣﻦ ﺃﻋﺠﺐ ﺍﻷﺷﻴﺎﺀ ﺃﻥ ﺗﻌﺮﻑ ﺍﻟﻠﻪ ﺛﻢ ﻻ ﺗﺤﺒﻪ
Di antara hal yang paling aneh adalah tatkala engkau mengenal
Allah kemudian engkau tak menghadirkan cintamu untuk-Nya.
ﻭﺃﻥ ﺗﺴﻤﻊ ﺩﺍﻋﻴﻪ ﺛﻢ ﺗﺘﺄﺧﺮ ﻋﻦ ﺍﻹﺟﺎﺑﺔ
Engkau mendengar penyeru kepada jalan-Nya, namun engkau
terlambat datang menjawabnya.
...
ﻭﺃﻥ ﺗﻌﺮﻑ ﻗﺪﺭ ﺍﻟﺮﺑﺢ ﻓﻲ ﻣﻌﺎﻣﻠﺘﻪ، ﺛﻢ ﺗﻌﺎﻣﻞ ﻏﻴﺮﻩ
Engkau tahu kadar keuntungan bermuamalah dengan-Nya,
namun engkau justru memilih bermuamalah dengan selain-Nya.
ﻭﺃﻥ ﺗﻌﺮﻑ ﻗﺪﺭ ﻏﻀﺒﻪ ﺛﻢ ﺗﺘﻌﺮﺽ ﻟﻪ
Engkau tahu betapa besar murka-Nya, tapi engkau malah
mengundang datang kemurkaan-Nya.
ﻭﺃﻥ ﺗﺬﻭﻕ ﺃﻟﻢ ﺍﻟﻮﺣﺸﺔ ﻓﻲ ﻣﻌﺼﻴﺘﻪ، ﺛﻢ ﻻ ﺗﻄﻠﺐ ﺍﻷﻧﺲ ﺑﻄﺎﻋﺘﻪ
Engkau rasakan kelam kegelapan maksiat kepada-Nya, namun
engkau tidak mencari kedamaian dengan taat kepada-Nya.
ﻭﺃﻥ ﺗﺬﻭﻕ ﻋﺼﺮﺓ ﺍﻟﻘﻠﺐ ﻋﻨﺪ ﺍﻟﺨﻮﺽ ﻓﻲ ﻏﻴﺮ ﺣﺪﻳﺜﻪ ﻭﺍﻟﺤﺪﻳﺚ ﻋﻨﻪ،
ﺛﻢ ﻻ ﺗﺸﺘﺎﻕ ﺇﻟﻰ ﺍﻧﺸﺮﺍﺡ ﺍﻟﺼﺪﺭ ﺑﺬﻛﺮﻩ ﻭﻣﻨﺎﺟﺎﺗﻪ
Engkau rasakan keringnya hati ketika tenggelam dalam
pembicaraan kpd selain Allah, tapi justru engkau tak rindu tuk
melapangkan dada berdzikir dan bermunajat kepada-Nya.
ﻭﺃﻥ ﺗﺬﻭﻕ ﺍﻟﻌﺬﺍﺏ ﻋﻨﺪ ﺗﻌﻠﻖ ﺍﻟﻘﻠﺐ ﺑﻐﻴﺮﻩ ﻭﻻ ﺗﻬﺮﺏ ﻣﻨﻪ ﺇﻟﻰ ﻧﻌﻴﻢ
ﺍﻹﻗﺒﺎﻝ ﻋﻠﻴﻪ، ﻭﺍﻹﻧﺎﺑﺔ ﺇﻟﻴﻪ
Engkau rasa betapa tersiksanya hati tatkala bergantung kepada
selain-Nya, tapi justru engkau tak lari menjauh dari hal itu,
menuju nikmat kedekatan dan kembali kepada-Nya.
ﻭﺃﻋﺠﺐ ﻣﻦ ﻫﺬﺍ ﻋﻠﻤﻚ ﺃﻧﻚ ﻻﺑﺪ ﻟﻚ ﻣﻨﻪ ﻭﺃﻧﻚ ﺃﺣﻮﺝ ﺷﻲﺀ ﺇﻟﻴﻪ، ﻭﺃﻧﺖ
ﻋﻨﻪ ﻣﻌﺮﺽ ﻭﻓﻴﻤﺎ ﻳﺒﻌﺪﻙ ﻋﻨﻪ ﺭﺍﻏﺐ
Dan puncak dari segala keanehan ini, adalah ketika engkau
tahu engkau harus meminta dan sangat butuh kepada-Nya, tapi
di saat yang sama engkau berpaling dari-Nya dan malah
merindu kepada segala yang menjauhkanmu dari-Nya.
(Ibnu Qayyim -Rahimahullah-)
Viliani Rosi Pusparina
#perlu_direnungkan
ﻣﻦ ﺃﻋﺠﺐ ﺍﻷﺷﻴﺎﺀ ﺃﻥ ﺗﻌﺮﻑ ﺍﻟﻠﻪ ﺛﻢ ﻻ ﺗﺤﺒﻪ
Di antara hal yang paling aneh adalah tatkala engkau mengenal
Allah kemudian engkau tak menghadirkan cintamu untuk-Nya.
ﻭﺃﻥ ﺗﺴﻤﻊ ﺩﺍﻋﻴﻪ ﺛﻢ ﺗﺘﺄﺧﺮ ﻋﻦ ﺍﻹﺟﺎﺑﺔ
Engkau mendengar penyeru kepada jalan-Nya, namun engkau
terlambat datang menjawabnya.
...
ﻭﺃﻥ ﺗﻌﺮﻑ ﻗﺪﺭ ﺍﻟﺮﺑﺢ ﻓﻲ ﻣﻌﺎﻣﻠﺘﻪ، ﺛﻢ ﺗﻌﺎﻣﻞ ﻏﻴﺮﻩ
Engkau tahu kadar keuntungan bermuamalah dengan-Nya,
namun engkau justru memilih bermuamalah dengan selain-Nya.
ﻭﺃﻥ ﺗﻌﺮﻑ ﻗﺪﺭ ﻏﻀﺒﻪ ﺛﻢ ﺗﺘﻌﺮﺽ ﻟﻪ
Engkau tahu betapa besar murka-Nya, tapi engkau malah
mengundang datang kemurkaan-Nya.
ﻭﺃﻥ ﺗﺬﻭﻕ ﺃﻟﻢ ﺍﻟﻮﺣﺸﺔ ﻓﻲ ﻣﻌﺼﻴﺘﻪ، ﺛﻢ ﻻ ﺗﻄﻠﺐ ﺍﻷﻧﺲ ﺑﻄﺎﻋﺘﻪ
Engkau rasakan kelam kegelapan maksiat kepada-Nya, namun
engkau tidak mencari kedamaian dengan taat kepada-Nya.
ﻭﺃﻥ ﺗﺬﻭﻕ ﻋﺼﺮﺓ ﺍﻟﻘﻠﺐ ﻋﻨﺪ ﺍﻟﺨﻮﺽ ﻓﻲ ﻏﻴﺮ ﺣﺪﻳﺜﻪ ﻭﺍﻟﺤﺪﻳﺚ ﻋﻨﻪ،
ﺛﻢ ﻻ ﺗﺸﺘﺎﻕ ﺇﻟﻰ ﺍﻧﺸﺮﺍﺡ ﺍﻟﺼﺪﺭ ﺑﺬﻛﺮﻩ ﻭﻣﻨﺎﺟﺎﺗﻪ
Engkau rasakan keringnya hati ketika tenggelam dalam
pembicaraan kpd selain Allah, tapi justru engkau tak rindu tuk
melapangkan dada berdzikir dan bermunajat kepada-Nya.
ﻭﺃﻥ ﺗﺬﻭﻕ ﺍﻟﻌﺬﺍﺏ ﻋﻨﺪ ﺗﻌﻠﻖ ﺍﻟﻘﻠﺐ ﺑﻐﻴﺮﻩ ﻭﻻ ﺗﻬﺮﺏ ﻣﻨﻪ ﺇﻟﻰ ﻧﻌﻴﻢ
ﺍﻹﻗﺒﺎﻝ ﻋﻠﻴﻪ، ﻭﺍﻹﻧﺎﺑﺔ ﺇﻟﻴﻪ
Engkau rasa betapa tersiksanya hati tatkala bergantung kepada
selain-Nya, tapi justru engkau tak lari menjauh dari hal itu,
menuju nikmat kedekatan dan kembali kepada-Nya.
ﻭﺃﻋﺠﺐ ﻣﻦ ﻫﺬﺍ ﻋﻠﻤﻚ ﺃﻧﻚ ﻻﺑﺪ ﻟﻚ ﻣﻨﻪ ﻭﺃﻧﻚ ﺃﺣﻮﺝ ﺷﻲﺀ ﺇﻟﻴﻪ، ﻭﺃﻧﺖ
ﻋﻨﻪ ﻣﻌﺮﺽ ﻭﻓﻴﻤﺎ ﻳﺒﻌﺪﻙ ﻋﻨﻪ ﺭﺍﻏﺐ
Dan puncak dari segala keanehan ini, adalah ketika engkau
tahu engkau harus meminta dan sangat butuh kepada-Nya, tapi
di saat yang sama engkau berpaling dari-Nya dan malah
merindu kepada segala yang menjauhkanmu dari-Nya.
(Ibnu Qayyim -Rahimahullah-)
Viliani Rosi Pusparina
#perlu_direnungkan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.